Namun begitu, dia mengaku prihatin. "Tapi meskipun demikian, kadang-kadang ada kepentingan-kepentingan pragmatisme dan itu kita harus mampu berusaha untuk menghindari pragmatisme," lanjut Muzani.
Pesan utamanya jelas. Muzani meminta Muhammadiyah Yogyakarta untuk tetap berpegang teguh.
"Pesan saya tetaplah berpegang teguh pada tradisi Muhammadiyah, hidup sederhana, teruslah memegang amanah dengan baik dan jangan tergoda dengan pragmatisme," tegasnya.
Baginya, menghindari pragmatisme adalah kunci. Hanya dengan cara itulah idealisme perjuangan bisa tetap terjaga kemurniannya.
"Kalau kita bisa menghindari pragmatisme, maka kita akan tetap dapat menjaga idealisme, dan idealisme itu adalah cara kita menjaga kemurnian tujuan perjuangan kita," imbuhnya menutup pesan.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tantangan Waktu Persiapan Singkat di ASEAN Futsal Championship
Anggota DPR Dukung Usulan SBY Evaluasi Penugasan Pasukan Indonesia di Lebanon
Ganjil-Genap Kembali Berlaku, Kendaraan Berpelat Ganjil Dilarang Melintas Pagi Ini
Presiden Prabowo Kecam Serangan Israel di Lebanon Usai Gugurnya Tiga Prajurit TNI