“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” tegasnya.
Di sisi lain, Prabowo menegaskan komitmen negara. Negara, ujarnya, akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan ini. Kehormatan mereka akan dijaga, pengorbanan mereka dijamin takkan pernah dilupakan begitu saja.
Namun begitu, lebih dari sekadar penghormatan, ada pesan yang ingin disampaikan. Prabowo mengajak semua pihak untuk mengambil pelajaran dari tragedi ini. Bukan untuk mundur, melainkan justru untuk terus maju melanjutkan misi mulia yang telah dirintis ketiga prajurit tersebut.
“Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa.”
Prosesi terakhir bagi ketiga pahlawan itu telah dilaksanakan hari ini, dengan tempat peristirahatan yang berbeda. Mayor Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung. Sementara Kopda Farizal Rhomadon beristirahat di TMP Giripeni, Kulon Progo. Adapun Serka Muhammad Nur Ichwan telah disemayamkan di TMP Giri Dharmoloyo, Magelang.
Mereka pergi dalam tugas. Dan kini, bangsa ini kembali kehilangan putra-putra terbaiknya di medan yang seharusnya damai.
Artikel Terkait
Patroli Gabungan Brimob dan Polres Jaktim Amankan Remaja Pelaku Miras dan Pelanggaran Lalu Lintas
Diskon Tiket Mudik PELNI 30% Ludes Lebih Cepat, Capai 467 Ribu Penumpang
Polres Pelalawan Amankan Pelaku Pembakar Lahan Gambut Seluas 500 Hektare
Pemprov DKI Tegur Kelurahan dan Terbitkan SE Larangan AI untuk Bukti Aduan Warga