Iran akhirnya memberikan lampu hijau. Kapal-kapal asal Irak kini diizinkan untuk melintasi Selat Hormuz, jalur laut yang selama ini jadi pusat ketegangan. Keputusan ini muncul di tengah blokade lebih luas yang diberlakukan Teheran di muara Teluk itu.
Juru bicara pemerintah, Ebrahim Zolfaghari, menyampaikan pengumuman resmi melalui siaran televisi negara.
"Kami umumkan bahwa negara saudara kami, Irak, dibebaskan dari segala pembatasan yang kami berlakukan di Selat Hormuz," ujarnya, seperti dilaporkan AFP, Minggu (5/4/2026).
Zolfaghari pun menegaskan posisi Iran. Menurutnya, aturan ketat itu bukan untuk semua orang.
"Dan pembatasan ini hanya berlaku untuk negara-negara musuh," katanya tegas.
Artikel Terkait
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Alasan Keamanan dan Ketegangan Politik Jadi Penyebab
Kemensos Pastikan Bansos Reguler Berlanjut Hingga April 2026
BRIN Konfirmasi Cahaya Misterius di Lampung Adalah Sampah Antariksa
Kardinal Suharyo Serukan Pertobatan Ekologis di Misa Paskah Katedral Jakarta