Sebenarnya, Irak bukan yang pertama dapat kelonggaran. Beberapa negara lain sudah lebih dulu dapat izin. Kapal tanker Filipina, misalnya, baru-baru ini disebut Manila telah mendapat jaminan dari Teheran untuk lintas dengan aman. Filipina, yang sangat bergantung pada impor minyak, mengaku dapat janji itu di tengah berkecamuknya perang.
Sebelum Filipina, deretan nama seperti Malaysia, Thailand, China, dan India juga tercatat sudah melintas dengan izin Iran.
Nah, situasi di Selat Hormuz sendiri memang lagi panas. Selat sempit ini kan jalur vital untuk pasokan minyak dan gas dunia. Sayangnya, perang yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran bikin aktivitas di sana terhambat berat. Sejak awal Maret lalu, perlintasan di sana nyaris dibekukan.
Dampaknya langsung terasa global. Biaya pengiriman melonjak, dan harga minyak dunia ikut terdorong naik. Kekacauan di satu selat kecil, goncangan di seluruh pasar energi dunia.
Artikel Terkait
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Alasan Keamanan dan Ketegangan Politik Jadi Penyebab
Kemensos Pastikan Bansos Reguler Berlanjut Hingga April 2026
BRIN Konfirmasi Cahaya Misterius di Lampung Adalah Sampah Antariksa
Kardinal Suharyo Serukan Pertobatan Ekologis di Misa Paskah Katedral Jakarta