Tapi di tempat yang asing, mencari alamat tanpa tahu persis lokasinya tentu sulit. Hendrawan yang berusia 36 tahun itu mengaku sama sekali buta arah. Akhirnya, ia pun mendatangi Polsek Cipeundeuy untuk minta bantuan diantarkan. Dan itulah momen yang ditunggu selama 18 tahun.
Pertemuan itu sungguh mengharukan. Sigit, sang ayah, sepertinya langsung mengenali anaknya yang telah menjadi dewasa itu. Dari kejauhan, ia sudah menyadari sosok Hendrawan. Mereka berpelukan, dan air mata pun tak terbendung. Emosi yang tertahan sekian lama akhirnya meluap. Sigit bahkan sempat jatuh pingsan karena terbawa euforia dan keharuan yang luar biasa.
Bagi Hendrawan, ini adalah sebuah penutup yang manis dari perjalanan pencariannya. “Alhamdulillah setelah sekian lama, akhirnya bisa bertemu lagi dengan bapak. Mudah-mudahan ibu bisa segera bertemu dengan bapak,” harapnya penuh syukur. Sebuah reuni yang membuktikan bahwa harapan, meski kadang terasa kecil, bisa menjadi kenyataan.
Artikel Terkait
Menteri Yandri Ancam Sanksi Tegas Mitra Dapur MBG yang Langgar Aturan
Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Anak 8 Tahun Tewas Terseret Banjir di Demak
Raviandi Ramadhan Kejar Tiket Asian Games untuk Susul Kembarannya
Libur Paskah, 56 Ribu Wisatawan Serbu Pantai Pangandaran