Tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo, Kabupaten Demak, jebol pada Jumat siang lalu. Akibatnya, banjir menerjang kawasan itu dengan arus yang cukup deras. Peristiwa ini memakan korban jiwa: seorang anak perempuan berusia sekitar 8 tahun.
Menurut keterangan dari Komandan Koramil Guntur, Kapten Inf Suyitno, korban adalah Anita Rahmawati, warga Dukuh Solowire.
"Di Solowire ada satu orang korban anak-anak, kalau tidak salah kurang lebih jam 11.00 WIB, agak siang itu (kejadiannya). (Korban) anak 7-8 tahun. Korban perempuan atas nama Anita Rahmawati," jelas Suyitno kepada awak media di lokasi kejadian, Sabtu (4/3).
Dia melanjutkan cerita yang didapat dari warga setempat. Rupanya, sebelum banjir datang, Anita sedang bersama orang tuanya. Saat air mulai meluap dan sang ayah keluar rumah, gadis kecil itu diam-diam mengikuti dari belakang.
"Bapaknya tidak melihat. Jadi pada saat itu memang airnya lagi deras arusnya," ungkap Suyitno, menggambarkan mencekamnya situasi saat itu.
Anak itu pun hanyut terbawa arus. Pencarian dilakukan, dan hari ini, Sabtu, jenazahnya berhasil ditemukan. Sekitar pukul 10.40 WIB, suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Jenazah Anita telah disucikan dan dibawa menggunakan keranda menuju pemakaman umum desa.
Sebuah akhir yang memilukan bagi keluarga di Trimulyo. Jebolnya tanggul itu bukan hanya membawa genangan air, tapi juga duka yang mendalam.
Artikel Terkait
Agung Laksono Restui La Ode Safiul Akbar Maju Calon Ketum Kosgoro 1957, Target Dongkrak Suara Golkar di Pemilu 2029
Polrestabes Makassar Tangkap Pemuda 19 Tahun yang Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun, Pelaku Semua Buat Keributan Saat Olah TKP
Bogor Hornbills Paksa Laga Penentuan Usai Kalahkan Kesatria Bengawan Solo di Overtime
Zelensky Minta Tambahan Rudal Patriot ke AS di Tengah Serangan Rudal Balistik Rusia yang Meningkat