Di kediaman Din Syamsuddin di Jakarta Selatan, Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi melakukan pertemuan yang cukup hangat. Agenda utamanya jelas: menyerukan solidaritas umat Islam dalam sebuah kampanye anti perang, khususnya yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap negaranya.
Boroujerdi dengan tegas menyatakan posisinya.
Di sisi lain, diplomat itu tak lupa menyampaikan apresiasi. Pemerintah Indonesia dinilainya punya sikap yang tepat, bahkan bersedia jadi jembatan perdamaian pasca konflik memanas.
Nah, soal upaya perdamaian ini, Boroujerdi juga mengapresiasi peran Din Syamsuddin. Rupanya, desakan dari berbagai kalangan untuk membentuk gerakan anti perang terhadap Iran sudah mengemuka. "Banyak teman-teman yang mendesak kita buat kampanye itu," tuturnya. Momen pertemuan ini bisa jadi awal, katanya, untuk membentuk suatu aliansi atau perkumpulan yang intinya menentang perang.
Artikel Terkait
Balon Udara Bermuatan Petasan Meledak, Atap Rumah Warga Tulungagung Hancur
11 Sumur Minyak Ilegal di Muba Ludes Terbakar, Polisi Buru Pemilik
Rayakan HUT ke-80, Sultan HB X Bagikan 16.000 Porsi Nasi Kucing Gratis di Malioboro
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal pada Jumat Agung 2026