Merasa panas, Denny kabur. Namun sebelum melarikan diri, dia sempat menghilangkan barang bukti penting 70 butir ketamin dan beberapa pods narkotik di cabang Whiterabit Golf Island, PIK.
“Tersangka Denny alias KOKO dikendalikan oleh pengendali yang biasa disebut 'Mami Ika' serta memiliki anak buah yang bernama Andry yang berperan sebagai apoteker di THM White Rabbit Golf Island PIK,” ujar Eko.
Lalu, dari mana barang-barang itu berasal? Rantainya ternyata menjulur ke luar negeri. Ika Novita, si ‘Mami Ika’, diduga mendapat pasokan narkoba dari seorang WNI di Malaysia yang dikenal dengan panggilan ‘Charlie’. Sosok ini sendiri bukan orang sembarangan; ‘Charlie’ adalah buronan Bareskrim bernama Andre Fernando, yang punya julukan lain ‘The Doctor’.
Operasi besar ini berawal dari sebuah penggerebekan pada pertengahan Maret. Tepatnya Selasa dini hari, 17 Maret 2026, Bareskrim menyasar sebuah kelab malam di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Hasilnya, lima orang diamankan, mulai dari pelayan hingga bandar.
Mereka adalah Farid Ridwan (38), Rully Endrae (41), Memo Hasian Nababan alias Sean (27), Rizky Fridayanti alias Kiki (23), dan Erwin Septian alias Ewing (36). Dari kelimanya, Farid dan Erwin diduga berperan sebagai penyedia atau bandar. Sementara tiga lainnya merupakan pegawai klub.
Kini, dengan ditangkapnya pengendali dan ‘apoteker’-nya, polisi berharap mata rantai peredaran di tempat hiburan malam itu bisa diputus. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari cerita? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Penumpang KA Sancaka Terluka Usai Lompat dari Kereta yang Melaju di Stasiun Klaten
Turis Belgia Dideportasi Usai Lompat Tebing dan Rusakkan Motor Sewaan
PPATK Belajar Strategi Komunikasi Publik ke Bidhumas Polda Metro Jaya
Dubes Iran Kunjungi Tokoh Puncak Indonesia, Bahas Situasi Terkini dan Kampanye Antiperang