Ruang M2C di Bidhumas Polda Metro Jaya tampak ramai Kamis lalu. Bukan agenda rutin, melainkan kunjungan khusus dari tim Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Intinya? Mereka mau belajar, atau lebih tepatnya, studi banding soal cara mengelola komunikasi publik di era yang serba cepat ini.
Pimpin langsung Kabidhumas, Kombes Pol Budi Hermanto, acara itu dihadiri jajarannya dan tim Humas dari PPATK. Menurut Budi, tantangan sekarang ini berat. Informasi deras, kadang simpang siur. Makanya, respons harus cepat, tapi juga wajib tepat dan berlandaskan fakta. Kalau tidak, ya ujung-ujungnya malah bikin salah paham di masyarakat.
Begitu penegasan Budi Hermanto dalam keterangannya di hari berikutnya, Jumat (3/4/2026). Ia bilang, menguasai media digital itu sekarang jadi kunci. Tapi itu saja belum cukup. Di sisi lain, sinergi internal dan sistem komunikasi yang terpusat sangat penting untuk menjaga konsistensi. Jangan sampai satu bagian ngomong A, bagian lain ngomong B.
Artikel Terkait
Balon Udara Bermuatan Petasan Meledak, Atap Rumah Warga Tulungagung Hancur
11 Sumur Minyak Ilegal di Muba Ludes Terbakar, Polisi Buru Pemilik
Rayakan HUT ke-80, Sultan HB X Bagikan 16.000 Porsi Nasi Kucing Gratis di Malioboro
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal pada Jumat Agung 2026