Gunung Semeru kembali menunjukkan kegelisahannya. Pagi ini, gunung tertinggi di Jawa itu telah empat kali meletus, mengirimkan kolom abu tinggi ke langit. Letusan pertama tercatat sekitar pukul setengah satu dini hari, meski gelapnya malam menyembunyikan visualnya dari pandangan. Meski tak terlihat, getarannya jelas terekam di alat seismograf.
Namun begitu, aktivitas vulkanik makin intens saat fajar. Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi kedua terjadi pukul 04.02 WIB. Ketinggian kolom abunya mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.
Hanya berselang delapan belas menit, Semeru kembali bergemuruh. Kali ini, semburan abunya lebih tinggi, mencapai 1.200 meter atau 1,2 kilometer di atas puncak. Arah penyebarannya pun meluas ke barat daya dan barat. Ritme letusan sepertinya belum berakhir.
Kurang dari satu setengah jam kemudian, tepatnya pukul 05.47 WIB, gunung itu kembali mengeluarkan amarahnya. Ketinggian kolom abu masih sama, sekitar 1.200 meter, dengan warna putih hingga kelabu yang pekat mengarah ke barat. Data seismograf mencatat durasi dan amplitudo yang konsisten, menunjukkan tekanan yang stabil dari dalam perut bumi.
Artikel Terkait
Red Hat dan Google Cloud Pererat Integrasi untuk Modernisasi Aplikasi
Jalan Salib Katedral Jakarta: Para Pemain Rasakan Perjalanan Spiritual Mendalam
Mega Career Expo 2026 Kembali Digelar di Jakarta, Buka Ribuan Lowongan
Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang