Dengan status Level III atau Siaga, otoritas pun mengeluarkan serangkaian imbauan ketat. Intinya, masyarakat diminta menjauhi zona bahaya. Aktivitas dilarang keras di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam radius 13 kilometer dari puncak. Bahkan di luar jarak itu, tetap ada risiko.
Di sisi lain, warga juga harus waspada di sepanjang sempadan sungai. Ancaman awan panas dan aliran lahar bisa menjalar hingga 17 kilometer. Sigit secara khusus menyebut beberapa aliran sungai yang perlu diwaspadai, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Suasana di lereng Semeru kini mencekam. Langit di sebelah barat tampak kelabu oleh hamparan abu vulkanik yang terus disemburkan. Para petugas berjaga, sementara warga diharapkan tetap tenang namun siaga, mengikuti semua arahan dari pihak berwenang untuk keselamatan bersama.
Artikel Terkait
Red Hat dan Google Cloud Pererat Integrasi untuk Modernisasi Aplikasi
Jalan Salib Katedral Jakarta: Para Pemain Rasakan Perjalanan Spiritual Mendalam
Mega Career Expo 2026 Kembali Digelar di Jakarta, Buka Ribuan Lowongan
Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang