Jenazah Terbungkus Plastik Ditemukan di Soppeng, Identitas Masih Misteri

- Rabu, 01 April 2026 | 19:30 WIB
Jenazah Terbungkus Plastik Ditemukan di Soppeng, Identitas Masih Misteri

Mayat Terbungkus Plastik di Soppeng, Identitas Masih Gelap

Suasana mencekam masih menyelimuti Desa Congko, di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Warga digegerkan oleh penemuan jenazah di sebuah kebun yang lokasinya cukup terpencil. Yang membuat bulu kudu berdiri, mayat itu terbungkus rapat dalam kantong plastik sampah dan diselimuti. Penemuan mengerikan ini langsung menjadi buah bibir.

Demi menguak misteri di baliknya, polisi dari Polres Soppeng cepat bertindak. Jenazah itu dievakuasi ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel di Makassar. Tujuannya jelas: pemeriksaan forensik yang lebih mendalam untuk menjawab teka-teki siapa dan bagaimana korban meninggal.

Namun begitu, jalan untuk mengidentifikasi ternyata tak semudah yang dibayangkan. Tim medis di tempat penyelidikan mengaku kesulitan. Kondisi jenazah sudah membusuk lanjut, atau dalam istilah medis disebut macerated. Wajah dan ciri fisik lainnya hampir mustahil dikenali dengan mata telanjang.

Ipda Sultan, yang menjabat sebagai Dantim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, mengonfirmasi hal ini.

"Jenazah sudah dalam kondisi pembusukan lanjut. Kami masih berkoordinasi dengan penyidik Polres Soppeng untuk melakukan identifikasi awal, mencari identitas korban, serta menghubungi pihak keluarga," ujarnya di RS Bhayangkara Makassar.

Untuk sementara, statusnya masih "Mister X".

Penemuan ini otomatis mengingatkan pihak kepolisian pada laporan orang hilang yang masuk sekitar dua pekan lalu. Seorang perempuan bernama Nurul Izza (25) dilaporkan menghilang oleh keluarganya. Spekulasi pun bergulir. Apakah mayat dalam plastik itu adalah dirinya? Atau jangan-jangan korban lain?

Polisi belum bisa memastikan. Yang jelas, cara jenazah itu dibungkus dan disembunyikan mengarah pada dugaan tindak pidana serius. Bisa jadi pembunuhan. Selain jenazah, sejumlah properti milik almarhum juga diamankan dari TKP sebagai barang bukti.

Di sisi lain, penyelidikan terus digenjot. Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Soppeng, dibantu tim Inafis, masih turun ke lapangan untuk mengembangkan kasus ini. Setiap petunjuk dicari.

Ipda Sultan menambahkan, detail seperti jenis kelamin pun masih belum bisa dipastikan di tahap awal ini.

"Mengenai jenis kelamin dan detail lainnya, kami belum bisa memastikan karena baru menerima jenazah. Kami akan melakukan tindak lanjut setelah pemeriksaan forensik selesai dilakukan," katanya menegaskan.

Semua kini bergantung pada hasil autopsi. Warga setempat dan keluarga yang berduka menunggu kejelasan, sementara polisi berusaha membongkar tabir gelap di balik plastik sampah itu.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar