"Dalam kesempatan ini juga saya menyampaikan laporan berkaitan dengan kondisi terakhir ketika negara kami diserang oleh Zionis Israel dan Amerika Serikat," bebernya.
Menurut sang Duta Besar, Jokowi merespons dengan memberikan dukungan dan solidaritas untuk bangsa Iran yang sedang menghadapi situasi sulit. Di sisi lain, Boroujerdi juga menyampaikan hal yang tak kalah mengharukan dari sudut pandang Indonesia.
Ia menyatakan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Serangan Israel itu, katanya, merenggut nyawa putra-putra terbaik.
"Beberapa di antara yang lain menjadi cedera atas serangan Zionis," ungkapnya dengan nada prihatin.
Pertemuan di Solo itu pun berakhir. Singkat memang, tetapi sarat dengan muatan politik, kenangan, dan tentu saja, duka untuk korban yang berjatuhan di medan konflik jauh di sana.
Artikel Terkait
Komnas HAM Gali Peran TNI dalam Investigasi Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
BPS Temukan 3.934 Penerima Bantuan BPJS Katastropik Meninggal Dunia
Trump Klaim Iran Minta Gencatan Senjata, Tuntut Buka Selat Hormuz
Dishub Bogor Tegaskan Tilang Taksi Jakarta karena Langgar Wilayah Operasi, Bukan Sekadar Pelat B