Stok BBM Aman, Fondasi Ekonomi Dikatakan Kokoh
Di sisi lain, di balik semua penyesuaian ini, Airlangga berusaha menenangkan publik. Ia memastikan kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kuat. Pernyataan ini ia sampaikan justru di saat ketidakpastian global dan fluktuasi harga minyak sedang tinggi-tingginya.
“Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh. Stok BBM nasional dalam kondisi aman dan stabilitas fiskal tetap terjaga,” tegasnya.
Menurutnya, dinamika global yang menguji ketahanan rantai pasok dunia justru menunjukkan sisi lain Indonesia. Bangsa ini, katanya, terbukti adaptif, tangguh, dan punya daya tahan yang baik.
“Situasi ini bukan lah hambatan, melainkan momentum bagi kita untuk melakukan akselerasi perubahan perilaku yang modern dan efisien,” tutur Airlangga.
Meski begitu, pemerintah tak tinggal diam. Meningkatnya tensi geopolitik langsung direspons dengan langkah mitigasi dan antisipasi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Momentum sulit ini justru dimanfaatkan untuk melakukan transformasi.
“Program kebijakan ini disebut dengan delapan butir transformasi budaya kerja nasional,” urai Airlangga, “ditambah dengan kebijakan energi.”
Artikel Terkait
Bareskrim Ungkap Perdagangan Emas Ilegal Senilai Rp 25,9 Triliun dari Kalbar hingga Papua
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik dan Presiden untuk Pelantikan dan Refleksi Nasional
Pemerintah Batasi Pembelian Solar dan Pertalite Maksimal 50 Liter per Hari
Anggota DPR Apresiasi Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran 2026