Operasi pencarian di Sungai Kalimborang, Kabupaten Maros, akhirnya berakhir dengan kabar yang memilukan. Setelah berhari-hari berjuang melawan arus dan medan yang berat, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban wisatawan yang terseret air. Sayangnya, keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Semua ini berawal dari sebuah hari Minggu yang kelam, tanggal 29 Maret lalu. Siang itu, dua pemuda, Muhammad Fajrin dan Ica, sedang menikmati alam di Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu. Tiba-tiba, debit air dari hulu melonjak drastis. Arus yang ganas pun menyambar dan menyergap mereka.
Pencarian kemudian digelar tanpa henti. Pada hari kedua, sekitar pukul 12 siang, tim berhasil menemukan jasad Muhammad Fajrin yang berusia 20 tahun. Lokasinya sekitar 4 kilometer dari titik tempat ia hilang. Evakuasi pun segera dilakukan, dan jenazahnya dibawa ke Puskesmas Tompobulu.
Namun begitu, pencarian belum usai. Ica, sang sahabat, masih belum ditemukan. Medan sungai yang terjal dan arus yang terus deras membuat pekerjaan tim sangat sulit. Barulah di hari ketiga, harapan yang tertahan itu pupus. Jasad Ica (20) ditemukan terdampar di sela-sela bebatuan sungai, jauh sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian awal.
Artikel Terkait
Siswi SMP di Maros Jadi Korban Grooming dan Pemerkosaan di Makassar
Polda Jateng Bongkar Investasi Walet Bodong, Korban Rugi Rp78 Miliar
Tiga Ibu-ibu Boncengan Tiga Tanpa Helm Tabrakan di Bangkalan, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Warga Amuk Pencuri Perkutut di Pasuruan, Pelaku Diduga ODGJ