Hanya dalam sekejap, percikan itu berubah jadi petaka. Gumpalan asap tebal langsung mengepul dari salah satu ruangan, diikuti lidah api yang menjilat-jilat. Panik? Pasti. Para pekerja berhamburan keluar, berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Mereka berusaha, berjuang.
Tapi usaha mereka tak sebanding dengan laju si jago merah.
"Tetapi api semakin membesar dan membakar sebagian dari gedung pabrik helm tersebut," jelas Suyoko. Api dengan cepat menjalar, menghanguskan segala sesuatu yang dilewatinya. Dalam waktu singkat, empat gedung itu pun jadi santapannya.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Motor di Batuceper Saat Dorong Kendaraan Hasil Curian
RSU Muslimat Ponorogo Resmikan Gedung Gus Dur, Perkuat Layanan Ibu dan Anak
GB KEK di Pulau Poto Bintan Serap Ribuan Tenaga Kerja, Jawab Isu Stagnasi
KPK Sita Belasan Juta Dolar AS di Safe House Kasus Suap Bea Cukai