Satpol PP Bandung Terima Apresiasi Atas Kinerja Humanis dan Responsif Sepanjang 2024

- Senin, 30 Maret 2026 | 18:30 WIB
Satpol PP Bandung Terima Apresiasi Atas Kinerja Humanis dan Responsif Sepanjang 2024

Kalau bicara soal Satpol PP, mungkin yang langsung terbayang di benak banyak orang adalah razia dan penertiban. Tapi di Bandung, ceritanya agak berbeda. Sepanjang tahun lalu, unit yang dipimpin Bambang Sukardi ini justru dapat apresiasi. Bukan cuma soal tegas menegakkan Perda, tapi juga karena komitmen mereka dalam menjaga ketertiban umum ternyata berjalan beriringan dengan pendekatan yang lebih hangat ke masyarakat.

Angkanya cukup berbicara. Dari Januari hingga Desember, tercatat lebih dari 3.200 kegiatan monitoring dan pemeriksaan digelar. Dari situ, ada sekitar 1.150 tindakan penertiban yang dilakukan. Ruang lingkupnya luas, mulai dari urusan bangunan liar, gangguan ketertiban, sampai aktivitas usaha yang melenceng dari aturan.

Namun begitu, kerja mereka tak melulu soal tindakan. Ada upaya pencegahan yang gencar. Patroli rutin seperti Jawara Sakti dan Ujang Baron, misalnya. Program ini dijalankan secara intensif di berbagai kecamatan. Hasilnya? Dalam setahun, lebih dari 480 kali patroli berhasil menekan laporan gangguan ketertiban hingga 30 persen dibanding tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pelayanan publik juga jadi perhatian. Coba lihat saat hari-hari besar keagamaan. Satpol PP turun mengamankan dan memonitor Tempat Pemakaman Umum (TPU) di seluruh kota. Kurang lebih 150 kegiatan Pengamanan (PAM) TPU telah dilakukan. Tujuannya sederhana: memastikan ketertiban dan kenyamanan bagi warga yang berziarah.

Lalu ada patroli Mojang Satgas. Ini program yang unik. Pendekatannya humanis dan edukatif, fokus pada sosialisasi dan memberi pemahaman tentang pentingnya taat aturan. Mereka sudah melakukan lebih dari 300 kegiatan, blusukan ke titik-titik keramaian untuk mengedukasi, bukan sekadar menghukum.

Respons terhadap keluhan warga juga patut dicatat. Sepanjang tahun, sekitar 1.800 laporan masuk melalui berbagai kanal. Yang menarik, sekitar 92 persen di antaranya ditindaklanjuti dengan cepat. Angka ini menunjukkan responsivitas yang cukup tinggi.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar