Senin pagi di persimpangan Pusat Grosir Cililitan (PGC) tak lagi senyap. Libur panjang Lebaran benar-benar berakhir, dan hiruk-pikuk ibukota kembali menggeliat. Arus kendaraan yang sempat lancar kini mulai mengental lagi, menandai kembalinya rutinitas warga Jakarta Timur.
“Harus ekstra waktu, sekitar setengah jam lah,” ujar Jaka, seorang pengendara motor berusia 36 tahun. Ia baru saja melewati kawasan itu. “Tadi memang padat, tapi alhamdulillah masih jalan. Bukan macet total sih.”
Kepadatan itu terasa di sejumlah ruas jalan utama yang mengarah ke PGC. Menurut Jaka, ini sudah bisa ditebak. Aktivitas perkantoran dan sekolah yang kembali normal pasca-Lebaran pasti bikin kendaraan membludak. Karena itu, dia sekarang memutuskan untuk berangkat lebih awal ke kantornya di Tebet, Jakarta Selatan. “Kalau nggak, bisa telat,” katanya.
Heru, 29 tahun, punya strategi serupa. Setelah menikmati cuti Lebaran, pria ini memilih menggeser jadwal berangkatnya. “Biasanya jam setengah delapan. Tadi jam tujuh sudah meluncur. Hari pertama masuk kerja, waspada aja sama macet,” ucapnya.
Namun begitu, Heru menilai kondisi pagi ini masih bisa dibilang terkendali. Antrean panjang belum terjadi. “Ramai, iya. Tapi macet parah? Belum. Cuma di beberapa titik seperti pertigaan dan arah Dewi Sartika yang agak sesak,” tuturnya.
Pantauan di lapangan sekitar pukul delapan pagi memperlihatkan pelambatan di Jalan Raya Bogor menuju Cililitan. Beberapa faktor penyebabnya adalah persimpangan jalan dan aktivitas truk sampah yang beroperasi di depan Pasar Induk Kramat Jati. Bahkan, kepadatan sudah merambat sejak kawasan Pusdikkes TNI AD, dengan kecepatan kendaraan cuma bisa merayap di angka 15-20 km/jam. Hingga pukul sebelas siang, situasi masih ramai tapi belum sampai total berhenti.
Di sisi lain, Jalan Dewi Sartika yang terhubung dari Jalan Raya Bogor juga ikut terkena imbas. Antrean kendaraan mengular cukup panjang, terutama karena pengaturan lampu lalu lintas yang mengalirkan kendaraan ke arah Jatinegara dan Kalibata.
Sementara itu, arus dari Jalan Raya Bogor menuju Jalan Mayjen Sutoyo masih relatif lebih lancar. Meski begitu, kepadatan mulai terlihat di depan kampus UKI. Berbanding terbalik, arus dari arah Mayjen Sutoyo menuju Bogor justru lancar tanpa hambatan berarti pagi ini.
Untuk mengurai kepadatan, petugas dari Satlantas Jakarta Timur bersama Suku Dinas Perhubungan terlihat berjaga di sekitar simpang PGC. Mereka mengatur arus kendaraan, berusaha agar kemacetan tidak semakin parah di hari pertama usai liburan ini.
Artikel Terkait
AS Dakwa Raul Castro Atas Pembunuhan, Picu Spekulasi Skenario Perubahan Rezim di Kuba
Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam 19 Bulan Pemerintahan, Akui Daging Masih Jadi PR
Menlu Iran Tuding AS Sumber Kegagalan Perundingan Damai
TNI Bantah Miliki Porsche Macan Berpelat Dinas, Duga Pelat Palsu