Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam 19 Bulan Pemerintahan, Akui Daging Masih Jadi PR

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:30 WIB
Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam 19 Bulan Pemerintahan, Akui Daging Masih Jadi PR

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah capaian yang telah diraih pemerintahannya selama 19 bulan memimpin Indonesia sejak resmi dilantik pada 20 Oktober 2024. Dalam pernyataan yang disampaikan saat menghadiri acara Panen Raya Udang di Kecamatan Penahanan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026), Kepala Negara menekankan bahwa keberhasilan paling signifikan yang telah diraih adalah tercapainya swasembada pangan.

"Kita Alhamdulillah dalam bisa dikatakan 18 bulan ya saya mimpin pemerintahan, dari Oktober 20. Satu tahun tujuh bulan, jadi 19 bulan. 19 bulan, Alhamdulillah banyak yang sudah kita capai ya. Kita sekarang sudah swasembada pangan," ujar Prabowo di hadapan para petambak dan petani setempat.

Presiden merinci bahwa dalam kurun waktu satu tahun, pemerintahannya berhasil mencapai swasembada beras. Tidak hanya itu, swasembada juga telah diraih untuk komoditas jagung, telur, dan ayam. Namun, ia mengakui bahwa swasembada daging masih menjadi pekerjaan rumah yang tengah diupayakan.

"Sudah swasembada beras, jagung, kemudian protein kita: telur, ayam. Daging kita masih belum, ini sedang kita kerjakan mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita swasembada daging ya," tuturnya.

Di sisi lain, Prabowo menyoroti kondisi pangan nasional yang relatif aman di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik di berbagai belahan dunia. Meskipun Indonesia tidak terlibat secara langsung dalam pertikaian global, Presiden mengingatkan perlunya kewaspadaan dan penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi keamanan nasional.

"Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, kita masih tidak terlibat, tapi kita waspada. Kita harus punya kekuatan," ujar Prabowo menegaskan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags