Kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang di laga pamungkas harus berakhir manis, tetapi tetap tak mampu menyelamatkan Persis Solo dari jerat degradasi. Kepastian pahit itu diterima Laskar Sambernyawa setelah Madura United sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026). Hasil di pekan terakhir Super League 2025/2026 itu membuat Madura United memastikan diri bertahan di kasta tertinggi, sementara Persis Solo harus rela turun kasta ke Liga 2 musim depan.
Nasib kedua tim benar-benar ditentukan hingga detik-detik akhir kompetisi. Persis Solo sempat membuka secercah harapan setelah tampil meyakinkan di kandang Persita, namun kemenangan yang diraih Madura United secara bersamaan membuat seluruh perjuangan mereka menjadi sia-sia. Selisih tipis satu poin pada akhirnya menjadi jurang pemisah antara kelangsungan hidup di Super League dan keterpurukan ke divisi bawah.
Bermain di Banten International Stadium, Persis Solo tampil agresif sejak menit awal. Anak asuh Milomir Seslija sadar betul bahwa hanya kemenangan yang bisa menjaga asap tipis harapan mereka untuk bertahan. Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-43 melalui Jefferson Ferreira. Striker asal Brasil itu sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Persita dan membawa timnya unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke pertahanan Persita. Hasilnya, Miroslav Maricic menggandakan keunggulan pada menit ke-73 setelah menyelesaikan serangan cepat dengan penyelesaian akurat. Persita sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Pabli Ganet pada menit ke-89 yang membuat suasana pertandingan semakin menegangkan. Namun, Persis memastikan kemenangan melalui gol Dejan Tumbas di masa injury time menit 90 1′.
Skor 3-1 menjadi hasil akhir laga tersebut. Sayangnya, kemenangan itu tetap tidak mampu menyelamatkan Persis dari degradasi.
Sementara itu, di tengah harapan yang masih menggantung di kubu Persis, Madura United justru tampil solid saat menjamu PSM Makassar. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Sape Kerab tampil disiplin dan efektif sepanjang pertandingan. Pahlawan kemenangan Madura United adalah Junior Brandao yang mencetak dua gol penting. Gol pertama lahir pada menit ke-42 setelah Brandao sukses memanfaatkan peluang di kotak penalti PSM. Striker asal Brasil itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53 sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi Madura United.
Tambahan tiga poin membuat Madura United mengakhiri musim dengan 32 poin dan bertahan di Super League musim depan. Di sisi lain, Persis Solo harus puas di angka 31 poin. Hasil pekan terakhir itu memastikan Persis Solo menjadi tim terakhir yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan, sementara Madura United sukses bertahan setelah melalui musim yang penuh tekanan hingga laga terakhir.
Peluit panjang di dua stadion menghadirkan suasana yang sangat kontras. Di Tangerang, para pemain Persis Solo tampak terpukul meski berhasil memenangkan pertandingan. Beberapa pemain bahkan terlihat tak kuasa menahan air mata setelah mengetahui Madura United menang atas PSM Makassar. Sebaliknya, Stadion Gelora Bangkalan berubah menjadi lautan kegembiraan. Pendukung Madura United merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pekan terakhir Super League 2025/2026 pun benar-benar menghadirkan drama penuh emosi hingga detik akhir kompetisi.
Di papan atas, Persaingan musim ini resmi berakhir dengan Persib Bandung keluar sebagai juara usai mengoleksi 79 poin. Borneo FC Samarinda harus puas finis di posisi kedua dengan raihan poin yang sama, namun Persib unggul head to head. Drama juga terjadi di papan bawah. Madura United sukses bertahan di kasta tertinggi setelah finis di posisi ke-15 dengan 32 poin, unggul tipis satu angka atas Persis Solo yang resmi terdegradasi ke Liga 2.
Artikel Terkait
Prajurit TNI AL Gugur Saat Jalani Pendidikan Pasukan Elite Denjaka di Cilandak
Laga Persija vs Semen Padang Dihentikan di Menit ke-70 Usai Suporter Nyalakan Flare dan Petasan
Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam 19 Bulan Pemerintahan, Akui Daging Masih Jadi PR
Menlu Iran Tuding AS Sumber Kegagalan Perundingan Damai