JAKARTA Klaim datang dari Teheran. Iran menyatakan telah melancarkan serangan balasan yang sukses terhadap sebuah pangkalan udara Amerika Serikat di Arab Saudi, tepatnya pada hari Jumat, 27 Maret 2026. Menurut mereka, serangan menggunakan rudal dan drone itu berhasil mendatangkan kerusakan signifikan pada aset militer AS.
Targetnya adalah Pangkalan Udara Pangeran Sultan. Lokasi ini diketahui menjadi markas bagi pesawat-pesawat intelijen dan komando AS yang canggih, termasuk pesawat E-3 AWACS. Iran dengan tegas mengklaim bahwa pesawat mata-mata tersebut hancur dalam serangan itu.
Informasi ini, seperti dilaporkan NDTV pada Senin (30/3), menyebutkan serangan melibatkan 29 drone dan enam rudal balistik. Sebuah gambar yang beredar dari Press TV Iran sepertinya ingin menguatkan klaim tersebut. Dalam foto itu, badan sebuah pesawat terlihat rusak parah. Hanya bagian hidung dan ekornya saja yang masih bisa dikenali.
Artikel Terkait
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden
IHSG Anjlok 1,74% di Awal Pekan, Sentimen Global Tekan Pasar
IHSG Anjlok 1,7%, Dihantam Aksi Jual Asing dan Gejolak Global
Iran Izinkan Dua Kapal Pertamina Melintas, DPR Ingatkan Pemerintah Tak Boleh Terlena