Meski volumenya luar biasa tinggi, arus lalu lintas secara keseluruhan tetap bisa dikendalikan. Rahasianya? Rekayasa lalu lintas yang diterapkan terbilang efektif. Sistem satu arah atau one way, baik skala nasional maupun yang lokal presisi, berhasil memecah kepadatan arus kendaraan.
Yang patut disyukuri, di balik tingginya volume, angka kecelakaan justru turun. Polri mencatat penurunan yang signifikan: fatalitas korban kecelakaan anjlok 30,89 persen, sementara jumlah kejadiannya sendiri berkurang 5,75 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian ini, tentu saja, bukan cuma kerja aparat. Peran serta masyarakat yang mulai sadar dan patuh pada aturan lalu lintas selama perjalanan mudik menjadi faktor kunci yang tak bisa diabaikan.
Artikel Terkait
Fadli Zon: Kolaborasi Lintas Generasi Kunci Pelestarian Budaya Indonesia
KPK Sambut Baik Desakan MAKI agar DPR Bentuk Panja Khusus Usut Penahanan Yaqut
China dan ASEAN Sepakati Dialog untuk Dorong Rekonsiliasi di Myanmar
QS Umumkan 4 Universitas Indonesia Terbaik untuk Ilmu Hayati dan Kedokteran