Suasana Idulfitri yang penuh suka cita dan silaturahmi telah berlalu. Nah, bagi umat Islam, bulan Syawal ternyata masih menyimpan satu amalan sunnah yang sayang untuk dilewatkan: puasa enam hari. Ibadah ini punya keutamaan yang luar biasa. Konon, pahalanya setara dengan berpuasa setahun penuh. Bayangkan, hanya dengan enam hari, kita bisa mendapatkan ganjaran sebesar itu.
Namun begitu, seperti ibadah lainnya, niat menjadi kunci utamanya. Niat itu sejatinya ada di dalam hati, sebuah tekad bulat untuk menjalankan perintah-Nya. Tapi, supaya lebih mantap dan fokus, melafalkannya secara lisan sangat dianjurkan oleh banyak ulama. Ini semacam pengingat untuk diri sendiri, agar ibadah kita nggak sekadar rutinitas.
Lafal Niat yang Perlu Diingat
Nah, ini bacaan niat puasa sunnah Syawal:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ."
Artinya kurang lebih, "Aku niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta‘ala."
Artikel Terkait
Herdman: Kemenangan di FIFA Series Bukan Harga Mati, Fondasi untuk 2030 Lebih Penting
Menteri ESDM Tegaskan Stok Energi Nasional Aman di Tengah Konflik Global
Wagub Kaltara Soroti Kondisi Jembatan dan RS Rusak di Perbatasan Apau Kayan
Spekulasi Hubungan Baru Pratama Arhan dengan Selebgram Inka Andestha