Herdman: Kemenangan di FIFA Series Bukan Harga Mati, Fondasi untuk 2030 Lebih Penting

- Kamis, 26 Maret 2026 | 18:15 WIB
Herdman: Kemenangan di FIFA Series Bukan Harga Mati, Fondasi untuk 2030 Lebih Penting

Christhoper Natanael Raja


TVRINews, Jakarta

Bagi John Herdman, dua laga di FIFA Series 2026 ini bukan cuma soal angka. Pelatih Timnas Indonesia itu lebih melihatnya sebagai batu bata pertama untuk membangun sesuatu yang lebih besar. Ya, menang itu penting. Tapi fondasi untuk jangka panjang, menurutnya, jauh lebih krusial.

“Kami tentu selalu bermain untuk menang,” ujar Herdman.

Namun begitu, ia menambahkan, “Tapi ada banyak ‘kemenangan’ lain yang sudah kami dapatkan minggu ini.”

Pernyataan itu disampaikannya dalam konferensi pers di SUGBK, Jakarta, Kamis lalu, menjelang laga kontra St. Kitts and Nevis. Bagi Herdman, perkembangan tim tak bisa hanya dilihat dari skor akhir. Proses selama pemusatan latihan, itulah yang punya nilai.

Ia lalu menyebut sejumlah kemajuan yang mungkin tak terlihat di lapangan. Mulai dari budaya baru yang dibangun, kerja sama yang mulus antara staf lokal dan internasional, sampai bagaimana pemain beradaptasi dengan sistem, budaya, dan bahkan bahasa baru. Semua elemen ini, dalam pandangannya, adalah pondasi wajib untuk menciptakan tim yang tangguh di kancah global.

Perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2030 jadi acuannya. Herdman mengingatkan bahwa sepak bola internasional itu berjenjang. “Semua yang kami lakukan dalam tiga tahun ke depan adalah bagian dari perjalanan menuju 2030,” katanya.

Meski berorientasi jangka panjang, Herdman tak mengabaikan hasil. Hasil positif dalam waktu dekat tetap penting untuk menyuntikkan kepercayaan diri dan membentuk mental pemenang. Bahkan, kekalahan pun bisa memberi pelajaran berharga tentang karakter pemain dan sejauh mana sistemnya bekerja.

Di sisi lain, ada target ambisius yang ia gantungkan. Herdman mendorong anak asuhnya untuk menciptakan sejarah. Ia ingin Timnas Indonesia menjadi generasi pertama yang menaklukkan tim Eropa di tanah sendiri.

“Saya selalu menantang para pemain untuk membuat sejarah. Kami ingin menjadi tim pertama yang mengalahkan tim Eropa di Indonesia,” tegasnya.

Tapi, satu hal ditegaskan lagi. Fokus utama untuk sekarang ya pertandingan besok melawan St. Kitts and Nevis. Target selanjutnya bisa dipikirkan nanti.

FIFA Series 2026 sendiri mempertemukan empat negara: Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St. Kitts and Nevis. Indonesia dijadwalkan bertanding Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Di hari yang sama, Bulgaria akan menghadapi Kepulauan Solomon lebih awal, pukul 15.30 WIB.

Pemenang dari kedua laga itu nantinya bakal bertemu di final tanggal 30 Maret. Sementara yang kalah harus puas berebut posisi ketiga.


Editor: Redaksi TVRINews

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar