Utari | TVRINews, Kalimantan Utara
Perhatian serius masih dibutuhkan untuk infrastruktur di perbatasan Apau Kayan, Malinau. Hal itu mencuat saat Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, blusukan ke Kecamatan Kayan Selatan dan Kayan Hulu untuk memantau langsung keadaan di lapangan.
Bersama sejumlah pejabat, ia menelusuri kondisi jalan, jembatan, hingga fasilitas kesehatan. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Rumah Sakit Kelas D Pratama di Long Ampung. Di sana, kerusakan terlihat cukup jelas plafon yang jebol karena rembesan air, misalnya. Ada juga bagian gedung baru yang sepi, belum benar-benar difungsikan.
“Fasilitas kesehatan ini sangat penting, sehingga kerusakan yang ada harus segera diperbaiki agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,”
Begitu komentar Ingkong Ala usai melihat kondisi rumah sakit itu.
Namun begitu, sorotan utama justru ada di akses transportasi. Saat berdiri di Jembatan Long Ampung, yang dibangun sejak 2008 dan belum pernah diremajakan, kekhawatirannya nyata. Jembatan itu adalah urat nadi warga, termasuk untuk menuju bandara. Bagian-bagiannya mulai rusak, jalannya pun berlubang di beberapa titik.
“Kondisi ini tentu menjadi perhatian kami. Jika tidak segera ditangani, ini bisa membahayakan pengguna,”
Artikel Terkait
Bea Cukai Malang Dampingi Perusahaan Lokal Percepat Perizinan Cukai
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Volume Kendaraan Tembus Rekor
Herdman: Kemenangan di FIFA Series Bukan Harga Mati, Fondasi untuk 2030 Lebih Penting
Menteri ESDM Tegaskan Stok Energi Nasional Aman di Tengah Konflik Global