Asap tebal masih mengepul ketika petugas tiba di Jalan Bahari II, Bendungan Hilir, Sabtu pagi itu. Kebakaran yang melalap satu unit rumah di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, ini berakhir tragis. Seorang warga, Evi Marita (56), meninggal dunia diduga akibat menghirup asap terlalu banyak.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, mengonfirmasi kabar duka ini. Menurutnya, api sudah terlihat membesar sejak sekitar pukul tujuh pagi.
"Korban yang meninggal dunia diduga mengalami gagal napas karena banyaknya asap di lokasi kejadian,"
kata Reynold, seperti dilaporkan Antara.
Korban diketahui merupakan seorang pegawai negeri sipil yang tinggal di rumah tersebut. Selain rumah, empat unit sepeda motor juga ikut hangus dilalap si jago merah.
Kronologi kejadian mulai terangkai dari kesaksian warga. Seorang saksi pertama melihat kobaran api dari sebuah motor di depan rumah. Hampir bersamaan, saksi lain yang baru usai shalat Idul Fitri melihat kepulan asap hitam dari jarak sekitar 100 meter. Dia langsung berteriak minta tolong dan bersama warga lain berupaya memadamkan api.
Sayangnya, upaya mereka tak banyak membantu. Api sudah terlalu besar.
"Karena apinya terlalu besar, akhirnya menelpon Damkar untuk meminta bantuan,"
ujar Reynold menjelaskan.
Tim pemadam kebakaran kemudian datang. Butuh waktu kurang lebih tiga puluh menit bagi mereka untuk sepenuhnya mengendalikan situasi dan memadamkan kobaran api. Kini, yang tersisa hanya puing-puing hitam dan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Obesitas Akibat Gaya Hidup Modern, Operasi Bariatrik Jadi Opsi Terapi Medis
Archworks X UPJ Ubah Stigma Arsitektur Elitis Lewat Festival Interaktif di Bintaro
Rupiah Tembus Rp17.424 per Dolar AS, Pemerintah Sebut Tekanan Akibat Faktor Global dan Musiman
Rusia Hantam Zaporizhzhia, 12 Tewas Setelah Gencatan Senjata Sepihak