Memasuki fase balik, polisi tak kalah lincah. Mereka memakai inovasi bernama One Way Lokal Presisi, atau One Way Sepenggal Presisi. Skema ini lebih fleksibel, diterapkan bertahap hanya di ruas-ruas tertentu yang benar-benar padat, tanpa menutup akses jalur sepenuhnya. Semua pergerakan ini dipantau real-time dari Command Center Korlantas, didukung perangkat canggih seperti ETLE Patrol Presisi, agar setiap keputusan di lapangan akurat.
Tak cuma soal teknis, operasi tahun ini juga mengedepankan sisi humanis. Program Mudik Gratis Polri Presisi memberangkatkan ribuan orang. Tim Urai dan Tim Public Address aktif membagikan bantuan langsung seperti makanan dan obat-obatan di jalan. Kapolri Listyo Sigit Prabowo sendiri beserta jajarannya turun langsung ke lapangan, memastikan segala berjalan lancar.
Pengamanan Belum Usai, KRYD Diperpanjang
Meski operasi resmi berakhir, pengamanan tidak serta-merta dicabut. Pasalnya, data menunjukkan masih ada sisa arus balik sekitar 42 persen yang belum kembali ke Jakarta. Makanya, sesuai perintah Kapolri, Polri akan melanjutkan pengawalan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret nanti.
Di akhir pernyataannya, Agus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua personel yang bertugas tanpa lelah. Ia juga memuji sinergi antar pemangku kepentingan yang berjalan solid selama operasi.
Tak lupa, permintaan maaf disampaikan jika masih ada kekurangan. Evaluasi akan dilakukan agar operasi tahun depan bisa lebih baik lagi. Baginya, keberhasilan mewujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ ini adalah buah dari kerja keras bersama untuk rasa aman dan nyaman seluruh masyarakat.
Artikel Terkait
Dua Jenazah Ditemukan Membusuk di Atap Masjid Brebes
Meta Restrukturisasi Divisi, Ratusan Karyawan Terdampak
Jasa Marga Tawarkan Diskon Tol 30% untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Puasa Sunah Syawal