Lalu ada anaknya yang lain, AS. Anak ini sudah dua bulan lamanya tak terlihat batang hidungnya. Kehilangan kontak itu bikin Anto curiga. Jangan-jangan nasib serupa juga menimpa AS.
"AS ini, menurut saya, dia juga sudah dijual karena sudah tidak pernah datang lagi. Ada dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya," ungkapnya, suaranya mungkin berat.
Kecurigaan yang menumpuk itu akhirnya membawanya ke Polda Sulsel. Laporannya sendiri sudah tercatat dengan nomor LP/B/248/III/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN per 2 Maret 2026. Sekarang, tinggal menunggu proses hukum yang akan berjalan.
Artikel Terkait
Jasa Marga Tawarkan Diskon Tol 30% untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Puasa Sunah Syawal
BMKG Kendari Waspadakan Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang di Sultra
Cahya Supriadi Dapat Kepercayaan Pertama dari Herdman untuk Timnas Indonesia