Namun begitu, ada catatan penting. Pemerintah bakal mengambil langkah tegas terhadap pendatang yang ternyata tak punya kemampuan kerja sama sekali. Ini yang jadi persoalan.
"Dalam hal yang seperti itu, pasti akan kami berikan ruang untuk ditertibkan," ujar Pramono dengan nada serius.
Menurutnya, tidak bisa orang datang begitu saja tanpa membawa bekal apa-apa, lalu malah menambah beban kota. Ibaratnya, jangan cuma jadi penonton di tengah geliat ibu kota.
"Jadi, Jakarta terbuka bagi siapa saja. Tetapi kami meminta bagi siapa pun yang datang ke Jakarta, mari membuka ruang untuk bekerja keras di Jakarta," pungkas Pramono, seperti dilaporkan Antara.
Pesan itu terdengar jelas. Ibu kota memang menjanjikan banyak hal, tapi dia juga butuh tenaga dan kontribusi, bukan sekadar tambahan penduduk.
Artikel Terkait
Dua Jenazah Ditemukan Membusuk di Atap Masjid Brebes
Meta Restrukturisasi Divisi, Ratusan Karyawan Terdampak
Jasa Marga Tawarkan Diskon Tol 30% untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Puasa Sunah Syawal