Trump Klaim Iran Diam-Diam Ingin Berunding, Teheran Bantah Tegas

- Kamis, 26 Maret 2026 | 08:05 WIB
Trump Klaim Iran Diam-Diam Ingin Berunding, Teheran Bantah Tegas

Gedung Putih sendiri sebelumnya sudah bersuara keras. Mereka bilang Trump siap 'melepaskan neraka' jika Iran tak mau mengakui kekalahan. Tapi anehnya, di saat bersamaan, mereka tetap bersikukuh bahwa Iran diam-diam masih mau bicara.

Namun begitu, dari Teheran, sinyal yang diterima justru bertolak belakang sama sekali. Araghchi, sang Menlu Iran, bersikap sangat gamblang. Katanya, kebijakan Iran saat ini adalah melanjutkan perlawanan.

"Saat ini, kebijakan kami adalah kelanjutan dari perlawanan," tegas Araghchi.

Dia dengan keras menampik segala kemungkinan negosiasi. Bagi Iran, duduk satu meja dengan AS di tengah situasi seperti ini bukanlah pilihan.

"Kami tidak berniat untuk bernegosiasi sejauh ini. Tidak ada pembicaraan yang terjadi," ujarnya lagi.

Dan kalimat penutupnya paling keras: "Bicara soal negosiasi sekarang ini sama saja mengakui kekalahan."

Jadi, ada dua narasi yang sama sekali berbeda. Satu dari Washington yang bicara soal jalan damai yang tersembunyi, satunya lagi dari Teheran yang menegaskan perlawanan adalah satu-satunya jalan. Yang jelas, ketegangan masih menggantung, dan kata-kata saling serang masih terus bergema.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar