Gelar juara Piala Afrika 2025 yang sudah digenggam Senegal, ternyata masih jauh dari kata pasti. Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) baru-baru ini resmi membawa kasusnya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS. Mereka tak terima gelarnya dicabut begitu saja oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Intinya, FSF minta CAS membatalkan keputusan CAF itu. Mereka ingin diakui kembali sebagai juara. Tak cuma itu, mereka juga minta tenggat waktu pengajuan banding ditangguhkan sampai CAF memberikan alasan lengkap dan tertulis atas sanksi berat tersebut.
“Banding FSF bertujuan membatalkan keputusan CAF dan menetapkan FSF sebagai juara Piala Afrika. Mereka juga meminta penangguhan batas waktu pengajuan dokumen banding hingga keputusan CAF disertai alasan lengkap,”
Begitu bunyi pernyataan resmi CAS yang dirilis Rabu, 25 Maret 2026.
Artikel Terkait
DLH DKI Bantah Tuduhan Buang Sampah ke Kali, Klaim Itu Titik Penampungan Resmi
Arus Balik di Daop 1 Jakarta Masih Dominasi Kedatangan, Capai 52 Ribu Penumpang
Marcos Santos Catat 8 Kemenangan di 24 Laga Pertama Bersama Arema FC
Polisi Tetapkan 7 Anggota KKB sebagai Tersangka Pembunuhan Dua Nakes di Tambrauw