Di tengah ketegangan, muncul kabar soal sebuah proposal dari Washington.
Media AS, New York Times, yang pertama kali mengungkapnya. Dua pejabat Washington yang mengetahui soal ini mengatakan, AS telah menyampaikan tawaran gencatan senjata berisi 15 poin kepada Iran. Menariknya, Pakistan disebut menjadi perantara dan bahkan menawarkan diri sebagai tuan rumah untuk negosiasi lebih lanjut.
Rincian 15 poin itu masih simpang siur. Namun, laporan televisi Israel Channel 12, yang mengutip tiga sumber berbeda, menyebut AS menginginkan gencatan senjata selama satu bulan penuh hanya untuk membahas proposal tersebut.
Dari apa yang beredar, rencana Amerika itu konon mencakup hal-hal besar. Mulai dari pembongkaran program nuklir Iran, penghentian dukungan untuk kelompok proxy di seluruh Timur Tengah, hingga pembukaan kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas yang lebih aman. Semuanya masih dalam ranah rumor, tapi cukup memberi gambaransituasi yang sebenarnya jauh lebih rumit dari sekadar serangan balasan.
Artikel Terkait
DLH DKI Bantah Tuduhan Buang Sampah ke Kali, Klaim Itu Titik Penampungan Resmi
Arus Balik di Daop 1 Jakarta Masih Dominasi Kedatangan, Capai 52 Ribu Penumpang
Marcos Santos Catat 8 Kemenangan di 24 Laga Pertama Bersama Arema FC
Polisi Tetapkan 7 Anggota KKB sebagai Tersangka Pembunuhan Dua Nakes di Tambrauw