Pemkot Mataram Kaji Wajibkan Pejabat Bersepeda ke Kantor

- Rabu, 25 Maret 2026 | 21:15 WIB
Pemkot Mataram Kaji Wajibkan Pejabat Bersepeda ke Kantor

Gara-gara isu krisis global yang bikin harga BBM naik, Pemerintah Kota Mataram di NTB lagi cari cara buat hemat. Nah, salah satu ide yang lagi digodok itu cukup unik: mewajibkan pegawainya, terutama para pejabat, untuk naik sepeda kayuh atau gowes ke kantor. Bayangin aja, para eselon bersepeda di jalanan Mataram.

Menurut Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, rencana ini masih dalam tahap kajian. Mereka nunggu petunjuk teknis dari pusat dulu, terutama yang terkait rencana kerja dari rumah atau WFH.

"Kami lagi mengkaji (WFH dari pusat) itu, kami menunggu SOP-nya," kata Alwan, Rabu lalu.

Alasan mereka sederhana. Karakteristik kota Mataram sendiri dianggap mendukung. Jarak antar kantor pemerintahan di sana relatif dekat-dekat. Jadi, buat urusan dinas dalam kota, bersepeda kayaknya bukan hal yang mustahil.

"Bersepeda, tapi (penggunaanya) di hari-hari tertentu," jelasnya.

Ia menambahkan, begitu ada keputusan final soal WFH dari Jakarta, Wali Kota langsung akan ambil langkah. Kebijakannya adalah mewajibkan pejabat eselon 2, 3, dan 4 untuk bersepeda dari rumah menuju kantor.

Namun begitu, belum semua detailnya jelas. Pemkot masih hitung-hitungan juga soal radius jarak tempuh yang masuk akal untuk diterapkan. Semua ini akan diselaraskan dengan pola kerja WFH nantinya, jika memang resmi diberlakukan. Jadi, tunggu aja kelanjutannya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar