Harga Perak Antam Melonjak Rp2.100, Tembus Rp46.550 per Gram

- Rabu, 25 Maret 2026 | 10:45 WIB
Harga Perak Antam Melonjak Rp2.100, Tembus Rp46.550 per Gram

Jakarta, Rabu (25/3/2026) – Harga perak murni Antam benar-benar melesat hari ini. Angkanya mencapai Rp46.550 per gram, naik cukup tajam dari posisi kemarin. Kenaikan ini tercatat di laman resmi Logammulia.com.

Kalau kita lihat pergerakannya, kenaikan hari ini terbilang signifikan. Bandingkan saja dengan Selasa lalu, harga 'cuma' naik Rp600 ke level Rp44.450 per gram. Nah, hari ini langsung melompat Rp2.100. Lumayan gila juga, ya?

Rincian Harga Perak Batangan

Untuk kamu yang penasaran, berikut rincian harga perak batangan Antam per Rabu ini:

  • Perak 1 gram: Rp46.550 per gram.
  • Perak 250 gram: Rp12.037.500. Kalau sudah termasuk PPN 11%, totalnya jadi Rp13.361.625.
  • Perak 500 gram: Rp23.275.000. Setelah PPN, harganya naik ke Rp25.835.250.

(Ilustrasi, perak batangan. Foto: melbournemint.com.au)

Bagaimana dengan Varian Heritage?

Varian perak batangan heritage juga ikut-ikutan naik. Berdasarkan data yang sama, harganya sekarang seperti ini:

  • Untuk ukuran 31,1 gram: Rp1.995.502. Setelah kena PPN, jadi Rp2.215.007.
  • Yang 186,6 gram: Rp10.851.526. Kalau ditambah pajak, harganya melambung ke Rp12.045.194.

Menurut sejumlah saksi, tren kenaikan ini nggak cuma terjadi di pasar domestik. Di pasar berjangka internasional, harga perak untuk kontrak Mei 2026 (SIK 6) juga meroket. Mengutip data Investing.com sekitar pukul 09.50 WIB, harganya mencapai USD 74,020 per troy ons. Kenaikannya sekitar 6,40 persen atau setara 4,451 poin. Cukup gila, kan?

Di sisi lain, pasar saham kita tampaknya mulai bangun dari libur panjang. IHSG hari ini dibuka di zona hijau, menguat 66,53 poin (0,94%) ke level 7.173,37 pada pukul 09.55 WIB. Setelah sempat sepi karena libur Nyepi dan Idulfitri, aktivitas perdagangan akhirnya kembali normal.

Jadi, gimana? Tertarik untuk ikut arus atau justru nunggu dulu?

(Surya Mahmuda)

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar