Namun begitu, fokus pengamanan tidak hanya tertumpu di tol. Jalan arteri dan nasional juga mendapat perhatian serius. Seluruh jajaran kepolisian di daerah-daerah seperti Banyumas, Brebes, dan sepanjang Pantura telah disiagakan penuh. Mereka siap mengantisipasi efek domino dari rekayasa lalu lintas di jalan tol, sekaligus mengatur arus kendaraan yang mungkin beralih ke jalur alternatif.
Di sisi lain, Polri terus mengingatkan masyarakat. Soal waktu perjalanan, misalnya. Mereka berharap kebijakan work from anywhere (WFA) bisa dimanfaatkan untuk meratakan distribusi pemudik, agar tidak membanjir di hari yang sama.
Aturan untuk kendaraan berat juga tetap ketat. Pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga masih diberlakukan. Korlantas secara khusus mengimbau pelaku logistik untuk patuh. Mereka tak segan menindak yang melanggar, semua demi kelancaran dan yang paling penting, keselamatan para pemudik.
Memang, arus balik tahun ini terasa cukup berat. Tapi dengan berbagai skenario yang dijalankan bertahap dan pengamanan yang diperluas, kepolisian berusaha maksimal agar perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman sampai tujuan.
Artikel Terkait
Pesawat Hercules C-130 Angkatan Darat Kolombia Jatuh di Putumayo, 66 Orang Tewas
Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 121, Malaysia Jatuh 14 Peringkat
Polsek Pakuhaji Patroli Dermaga Cituis, Ingatkan Nelayan Soal Aturan Keselamatan Kapal
Kapolri Pantau Langsung Kesiapan Arus Balik Liburan dari Command Center Bali