Iran dengan tegas menyatakan tidak sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini sekaligus membantah berbagai laporan yang beredar soal adanya pembicaraan diam-diam di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.
Menurut kantor berita resmi IRNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei, mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pesan dari AS memang telah disampaikan. Pesan itu datang melalui perantara negara-negara yang disebutnya sebagai "sahabat". Intinya, Washington rupanya meminta dialog untuk menghentikan perang.
Namun begitu, Iran sudah memberikan jawaban. "Kami menanggapi sesuai dengan posisi prinsip kami," kata Baghaei, tanpa mau bertele-tele.
Tanggapan itu bukan sekadar penolakan biasa. Iran juga menyelipkan peringatan keras. Mereka mengingatkan akan ada "konsekuensi serius" jika infrastruktur vital negara mereka diserang. Terutama fasilitas energi.
Artikel Terkait
Persib Andalkan Pengalaman Juara di Sembilan Laga Pamungkas BRI Liga 1
Kapolri Resmikan Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Nasional untuk Arus Balik Lebaran
Polisi Siagakan Rekayasa Lalu Lintas di Puncak Antisipasi Gelombang Wisatawan Akhir Pekan
Bale Santai Honda Ramai Dikunjungi Pemudik di Jalur Mudik Lebaran