Suara ledakan menggelegar mengguncang Yerusalem pagi ini. Menurut laporan, ledakan itu terkait dengan rudal yang diluncurkan Iran ke arah Israel. Akibatnya, sebuah gedung mengalami kerusakan dan satu orang dilaporkan menderita luka ringan.
Tim pencarian dan penyelamatan militer Israel langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Mereka fokus pada sebuah bangunan yang disebut-sebut terkena hantaman rudal, bukan cuma sekali, tapi dua kali.
Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah pernyataan kontroversial dari mantan Presiden AS, Donald Trump. Trump mengklaim Washington telah berbicara dengan seorang pejabat Iran, meski klaim ini langsung dibantah keras oleh pemerintah di Teheran.
Tak lama setelah peringatan serangan kedua, para wartawan di tempat, termasuk dari AFP, mendengar dentuman keras. Suasana sempat mencekam.
Namun begitu, pihak militer kemudian memberikan izin bagi warga untuk keluar dari tempat perlindungan. Kabar yang agak melegakan datang dari petugas medis: sejauh ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Artikel Terkait
Lalu Lintas Cipali Tembus 36 Ribu Kendaraan, Lonjakan 167% di H+3 Lebaran
Iran Tegaskan Perang Berlanjut Hingga Tuntutan Kompensasi dan Jaminan Terpenuhi
Pantai Sawarna Ramai Pengunjung Libur Lebaran, Ombak Besar Jadi Peringatan
Persija Kembali Berlatih Usai Libur Lebaran, Hadapi Tantangan Pemain Absen