Iran dengan tegas membantah klaim soal adanya dialog dengan pemerintahan Donald Trump. Menurut mereka, ini cuma taktik Trump untuk main-main dengan pasar keuangan dan harga minyak dunia.
Bantahan itu disampaikan langsung oleh Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen Iran yang juga dikenal sebagai tokoh non-klerikal paling berpengaruh di sana. Dalam pernyataannya, Ghalibaf menegaskan bahwa tidak ada sama sekali negosiasi yang sedang berjalan dengan pihak AS.
“Trump berusaha untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta keluar dari rawa yang menjebak AS dan Israel,” ucap Ghalibaf.
Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengakui ada pesan yang masuk dari beberapa negara sahabat. Pesan itu menyebutkan permintaan AS untuk bernegosiasi guna mengakhiri perang. Tapi, Baqaei kembali menegaskan: pembicaraan langsung seperti itu belum pernah terjadi.
Artikel Terkait
Rumah Kosong di Kembangan Hangus Terbakar Usai Pemiliknya Pulang Mudik
Ledakan Rudal Iran Guncang Yerusalem, Satu Orang Terluka
Mendekati 100 Persen, Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi Tinggal di Tenda
One Way Nasional Berlaku di Tol Trans Jawa, dari Salatiga hingga Cikampek