Rumah Kosong di Kembangan Hangus Terbakar Usai Pemiliknya Pulang Mudik

- Selasa, 24 Maret 2026 | 07:45 WIB
Rumah Kosong di Kembangan Hangus Terbakar Usai Pemiliknya Pulang Mudik

Malam Senin (23/3) di Meruya Utara tidak berjalan tenang. Suasana lebaran yang seharusnya masih terasa, tiba-tiba buyar oleh kobaran api yang melahap sebuah rumah di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat.

Rumah itu terbakar dalam keadaan kosong. Menurut Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, pemilik rumah, seorang ibu bernama Haji Nasria, baru saja pulang dari mudik lebaran. Saat itulah ia melihat malapetaka di depan matanya.

"Begitu sampai depan rumah dan mau buka pintu, api di ruang tamu sudah besar sekali," ujar Syaiful, menirukan keterangan pemilik rumah. "Langsung menjalar ke ruangan lain."

Panik tentu saja. Ibu Haji Nasria segera menghubungi nomor darurat.

"Ia telepon Jakarta Siaga 112," jelas Syaiful. "Laporan itu lalu diteruskan ke sektor kami di Kembangan untuk segera ditindak."

Responsnya cepat. Syaiful mengerahkan delapan unit kendaraan pemadam dengan total 40 personel. Mereka bergerak dan mulai memadamkan api sekitar pukul 21.46 WIB. Butuh waktu kurang lebih setengah jam lebih untuk benar-benar menguasai situasi. Api padam total sekitar pukul 22.23 malam.

Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Rumah memang rusak, tapi nyawa selamat. Namun begitu, pertanyaan besar masih menggantung: apa pemicu awalnya?

Syaiful mengaku penyebab pastinya masih diselidiki. "Untuk sementara, masih dugaan. Tim masih melakukan pemeriksaan di lokasi," katanya.

Kejadian ini mengingatkan kita betapa cepatnya api bisa meluas, terutama saat rumah sedang tak berpenghuni. Syukurlah, semua penghuni selamat. Meski begitu, kerugian materi dan trauma pastilah meninggalkan bekas yang dalam bagi keluarga yang mengalaminya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar