“Tapi aku salah menilai di tikungan aspal mengelupas itu. Depan motor hampir lepas, karena aku terlalu memaksa.”
Di sisi lain, Marquez tak terlalu merisaukan hasil ini. Posisi keempat dianggapnya masih lumayan, mengingat kondisi trek yang cukup tricky. Baginya, mengumpulkan poin jauh lebih penting daripada berakhir di gravel trap.
“Aku tahu Diggia sudah di belakang. Tapi ya, finis keempat tetap lebih baik daripada jatuh,” tegas sang pembalap Spanyol itu.
Balapan yang digelar pada 23 Maret 2026 ini memang menuntut kesabaran. Lintasan yang tak sepenuhnya mulus membuat banyak pembalap bermain aman. Bagi Marquez, itu pelajaran berharga untuk balapan-balapan selanjutnya.
Artikel Terkait
Trump Klaim Buka Dialog dengan Tokoh Iran, Ancam Lanjutkan Serangan Bom
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Segala Permusuhan, Sebut Perang Modern sebagai Skandal
Polri Prediksi Dua Gelombang Puncak Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Diberlakukan
KPK Alihkan Status Tahanan Yaqut Cholil Qoumas dari Rumah ke Rutan