Tim Advokasi Desak Puspom TNI Rilis Foto Empat Prajurit Tersangka Penyiraman Aktivis

- Senin, 23 Maret 2026 | 12:40 WIB
Tim Advokasi Desak Puspom TNI Rilis Foto Empat Prajurit Tersangka Penyiraman Aktivis

Tim Advokasi Untuk Demokrasi mendesak transparansi dari Pusat Polisi Militer TNI. Soalnya, Puspom sudah menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Yang dikejar sekarang? Foto keempat prajurit itu harus dirilis ke publik.

“Kami juga mengikuti perkembangan penyelidikan oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI yang di waktu bersamaan menyatakan telah 'mengamankan' 4 orang personil TNI sebagai terduga pelaku dengan identitas Kapten NDP, Letnan Satu SL, Letnan Satu BHW, dan Sersan Dua ES,” begitu bunyi keterangan resmi mereka, Senin (23/1/2026).

“Oleh sebab itu, kami mendesak Puspom TNI untuk bersikap transparan dan akuntabel dengan merilis foto atau menunjukkan pelaku secara langsung agar dapat diverifikasi kebenarannya oleh masyarakat secara independen,” tegas mereka.

Di sisi lain, TAUD sendiri ternyata sudah melakukan penyelidikan mandiri. Hasilnya cukup mencengangkan. Mereka mengidentifikasi belasan orang yang diduga kuat berkoordinasi sepanjang malam sebelum insiden itu terjadi. Semuanya terekam kamera pengawas di YLBHI.

“Investigasi independen TAUD mengidentifikasi adanya belasan orang pelaku yang diduga kuat saling berkoordinasi sepanjang malam kejadian perkara sebagaimana terpantau dari kamera pengawas YLBHI,” papar juru bicara mereka.

Dari situ, Tim Advokasi menilai ini bukan aksi spontan. Mereka menduga ada operasi besar, terstruktur, dan digerakkan oleh pihak yang punya otoritas. Makanya, desakan tidak hanya ke Puspom, tapi juga ke kepolisian. Polisi diminta mengusut tuntas, bukan cuma pelaku di lapangan, tapi juga otak di belakang layar.

“Kami menduga bahwa percobaan pembunuhan berencana terhadap Andrie Yunus melibatkan jaringan yang lebih besar, terlatih, dan sistematis. Oleh sebab itu, kami mendesak kepolisian untuk terus melanjutkan penyelidikan guna mencari bukan hanya aktor lapangan, namun juga aktor intelektual yang bertanggung jawab serta aktor-aktor yang memberikan dukungan operasional pada para pelaku,” jelasnya lagi.

Bagaimana Posisi Keempat Prajurit Tersangka?

Sebelumnya, Puspom TNI sudah mengungkap soal empat prajurit BAIS TNI yang jadi terduga. Inisial mereka NDP, SL, BHW, dan ES.

Menurut Danpuspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, keempatnya berasal dari Denma BAIS TNI dengan matra angkatan laut dan udara. Saat ini, status mereka sudah diamankan. Proses pendalaman masih terus berjalan di bawah kendali Puspom.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar