"Koordinasi terus kami lakukan dengan Satgas Habema. Dengan pembagian sektor yang ada, setiap potensi gangguan dapat segera direspons," katanya menegaskan.
Tak berhenti di situ. Untuk mencegah terulangnya insiden serupa, penambahan atau pergeseran pasukan di titik-titik rawan sedang dipertimbangkan. Brigjen Slamet juga mengaku telah mendapat beberapa petunjuk awal mengenai pelaku. Meski begitu, ia memilih bersikap hati-hati.
"Penambahan pasukan sedang direncanakan, termasuk penguatan intelijen. Informasi dari masyarakat dan aparat intelijen akan terus kami kembangkan," jelasnya.
"Kami sudah memiliki dugaan terhadap pelaku, tetapi akan kami sampaikan setelah informasi benar-benar valid," lanjut Slamet, menahan diri untuk tidak terburu-buru menyebut nama.
Di akhir pernyataannya, ia menegaskan bahwa tragedi ini justru harus menyatukan barisan. Soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan di Papua Barat Daya, katanya, tak akan goyah. Dengan nada berat, ia pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya dua prajurit muda di medan tugas.
Artikel Terkait
BNPB Catat Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Sejumlah Daerah Saat Lebaran
Tottenham Tersungkur ke Zona Degradasi Usai Dibantai Nottingham Forest
Robinio Vaz Jadi Pahlawan, AS Roma Akhiri Tren Buruk dengan Kemenangan Tipis Atas Lecce
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brasil, Naik ke Peringkat Ketiga Klasemen