Keributan itu tentu menarik perhatian. Warga sekitar yang mendengar keriuhan langsung berhamburan keluar. Melihat warga kampungnya terdesak, beberapa orang tak tinggal diam. Mereka turun tangan, membantu Galih dan Ipong. Akibatnya, perkelahian yang awalnya cuma melibatkan beberapa orang, jadi makin meluas dan kacau.
Hingga kini, motif pencegatan masih gelap. Polisi masih menyelidiki. Tapi ada dugaan kuat, ini soal persoalan pribadi yang kebetulan memuncak di malam yang seharusnya penuh kedamaian itu.
Agus, ayah dari salah satu korban, tak mau diam. Dia sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Pangandaran.
"Harus ada tindakan. Ini sudah keterlaluan," ujarnya, berharap pihak berwajib segera menindak tegas para pelaku.
Artikel Terkait
Arus Mudik Hari Kedua Lebaran 2026 Masih Padat, Tol Cipali Dipadati 30.000 Kendaraan
Prabowo Buka Investasi Asing dengan Syarat Mutlak: Patuh Aturan dan Hilirisasi
Polres Kuansing Bakar Rakit Penambang Emas Ilegal di Sungai Bawang Atas
Mudik Lebaran 2026 Catat Penurunan Signifikan Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa