Pandji Sindir Jenderal, Raffi Ahmad Terseret dalam Pusaran Dugaan Pencucian Uang

- Selasa, 13 Januari 2026 | 10:20 WIB
Pandji Sindir Jenderal, Raffi Ahmad Terseret dalam Pusaran Dugaan Pencucian Uang

Di panggung Mens Rea, Pandji tak main-main. Materinya menyentuh soal money laundry yang diduga melibatkan seorang jenderal besar. Kontan saja, suasana hening sejenak.

Lalu, dengan gaya khasnya, Pandji menyelipkan sebuah nama. Raffi Ahmad. Ia dijadikan permisalan figur yang disebut menampung uang haram sang jenderal.

Tak butuh waktu lama, materi itu pun viral. Gemanya merambat ke mana-mana. Menyusul kemudian, sebuah infografis muncul ke permukaan. Isinya? Mengungkap 35 perusahaan yang tercatat atas nama Raffi Ahmad.

Infografis tersebut rupanya digarap oleh Project Multatuli. Mereka dikenal sebagai gerakan jurnalisme berbasis keanggotaan pertama di Indonesia, yang kerap hadir dengan sudut pandang alternatif.

Nah, dari data yang dirangkum, perusahaan-perusahaan Raffi dan Nagita Slavina itu kebanyakan memakai singkatan RANS. Jumlahnya memang tak sedikit. Semua data ini bersumber dari Ditjen AHU Kemenkumham, dan menariknya, perusahaan-perusahaan itu didirikan dalam kurun lima tahun terakhir, tepat di masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Perjalanan bisnis Raffi dimulai cukup awal. Dua perusahaan pertamanya adalah PT Rans Media Indonesia (2015) dan PT Rans Animasi Indonesia (2020).

Namun, geliatnya justru kencang di tahun 2021. Pria 38 tahun itu mendirikan sepuluh perusahaan baru sekaligus. Beberapa di antaranya seperti PT Rans Entertainment Indonesia, PT Rans Kapital Indonesia, sampai PT Rans Prestisius Klub Sepak Bola.

Tahun berikutnya, 2022, tujuh perusahaan lagi menyusul. Misalnya PT Rans Kosmetika Indonesia dan PT Rans Cantik Indonesia.

Puncaknya di 2023. Raffi seolah tak bisa dihentikan. Dua belas perusahaan baru lahir, mulai dari PT Rans Boga Indonesia hingga PT RFA Rojo Sambal Indonesia. Ada satu yang menarik: satu entri di daftar itu hanya berupa tanda tanya, seolah ada yang belum lengkap terungkap.

Di tahun 2024, empat perusahaan lagi bertambah. Sebut saja PT RFA Sieber Internasional dan PT Sultan Pangan Perkasa.

Gelombang pembicaraan ini makin panas setelah video sindiran Pandji beredar luas. Di Twitter, salah satu unggahan yang menampilkan cuplikan materi komedinya ramai dibahas.

Giliran Raffi Ahmad dimasak 🔥🍲🔥

BP™ (@BangPino__) January 2, 2026

Semua ini tentu memantik pertanyaan. Di satu sisi, ekspansi bisnis seorang selebritas adalah hal wajar. Di sisi lain, timing dan konteks penyebutannya dalam isu besar seperti ini, membuat publik tak bisa serta-merta mengabaikannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar