Jakarta. Bulan Syawal datang lagi, dan bagi umat Muslim, ini adalah kesempatan emas. Selain menunaikan ibadah puasa sunah enam hari, banyak juga yang punya 'utang' puasa Ramadan yang harus dibayar di bulan ini. Nah, bagaimana caranya agar kedua ibadah ini bisa berjalan dengan baik?
Kuncinya ada pada niat. Ya, niat itu penting banget. Tanpanya, ibadah kita jadi nggak sah menurut syariat. Meski sebenarnya niat cukup di dalam hati, tapi para ulama menyarankan untuk melafalkannya juga. Biar lebih mantap aja gitu, dan hati pun semakin yakin.
Nah, buat kamu yang mau puasa Syawal enam hari berturut-turut, niatnya dilafalkan sejak malam hari. Bunyinya begini:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala.
Artinya, “Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”
Tapi, gimana kalau nggak bisa berturut-turut? Nggak masalah. Niatnya sedikit berbeda:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala.
“Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”
Artikel Terkait
Satgas PRR Pascabencana Sumatera Kebut Pembangunan 36 Ribu Hunian Tetap Usai Lebaran
Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh Mantan Suami Siri Warga Irak di Kontrakan Jakarta Timur
SKB Tiga Menteri Tetapkan 11 Hari Libur Nasional dan 3 Cuti Bersama 2026
Program Hutan Lestari Pertamina Hidupkan Kembali Ekonomi Warga di Lereng Gunung Agung