Baznas Jelaskan Tata Cara dan Niat Puasa Syawal serta Qadha Ramadan

- Minggu, 22 Maret 2026 | 15:45 WIB
Baznas Jelaskan Tata Cara dan Niat Puasa Syawal serta Qadha Ramadan

Lalu ada kondisi lain. Misalnya, baru kepikiran mau puasa Syawal padahal hari sudah siang, tapi kamu belum makan atau minum sama sekali. Untuk situasi dadakan seperti ini, niatnya bisa diucapkan di siang hari:

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta‘ala.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Bagaimana dengan qadha puasa Ramadan?

Ini hal yang berbeda. Niat untuk mengganti puasa Ramadan yang tertinggal adalah:

Nawaitu shauma ghodin ‘an qadhaai ramadhaana lillaahi ta’aala.

Nah, di sini muncul pertanyaan. Bolehkah menggabungkan niat puasa Syawal sekaligus qadha Ramadan dalam satu hari? Menurut penjelasan dari Baznas, sebaiknya kedua puasa ini dipisah pelaksanaannya.

Tapi, kalau memang terpaksa atau ingin melakukannya, caranya adalah dengan membaca niat qadha Ramadan, sambil tetap mengharap pahala puasa Syawal. Intinya, utamakan yang wajib dulu, baru yang sunah. Dengan begitu, ibadah kita jadi lebih tertib dan nggak bikin bingung sendiri.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar