“Kami meningkatkan pengamanan di kawasan bandara atau objek vital ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan ini sebagai antisipasi logis terhadap melonjaknya aktivitas penumpang. Mobilitas masyarakat pasti naik drastis saat Lebaran.
“Sehingga membutuhkan pengamanan yang maksimal,” tegasnya.
Operasi pengamanan ini melibatkan personel gabungan di bawah Pos Terpadu Bandara Lombok Ketupat Rinjani. Mereka tak cuma berjaga di area publik, tapi juga melakukan patroli rutin. Tujuannya jelas: mencegah segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain itu, fungsi pelayanan juga tak dilupakan. Di pos terpadu, petugas siap membantu para penumpang yang membutuhkan informasi dan memastikan arus keluar-masuk bandara tetap lancar.
“Seperti membantu penumpang yang membutuhkan informasi serta memastikan kelancaran,” pungkas Kapolres.
Artikel Terkait
Arus Mudik Hari Kedua Lebaran 2026 Masih Padat, Tol Cipali Dipadati 30.000 Kendaraan
Prabowo Buka Investasi Asing dengan Syarat Mutlak: Patuh Aturan dan Hilirisasi
Polres Kuansing Bakar Rakit Penambang Emas Ilegal di Sungai Bawang Atas
Mudik Lebaran 2026 Catat Penurunan Signifikan Angka Kecelakaan dan Korban Jiwa