Arus kendaraan menuju Puncak, Bogor, mulai mengalir deras sejak pagi tadi. Lonjakan ini diprediksi bakal terus berlanjut, bahkan mencapai puncaknya dalam dua hari ke depan, tepat di masa H 3 Lebaran.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto membenarkan hal itu. Dia menyebut, peningkatan arus wisatawan memang sedang terjadi hari ini.
"Untuk puncak arus wisatawan kita prediksi berada di hari ini dan kemudian nanti kita prediksi lagi mungkin di dua hari ke depan akan ada kenaikan arus juga,"
Ucap Wikha, Minggu (22/3/2026). Tapi, ceritanya belum berakhir di situ. Dia memperkirakan volume kendaraan akan tetap tinggi hingga libur Lebaran benar-benar usai. Makanya, operasi pengaturan lalu lintas tak akan dikurangi dulu.
Alasannya sederhana. Banyak pemudik yang baru akan balik ke Jakarta menjelang tanggal 29, sementara mereka yang liburan di Puncak masih memadati kawasan itu.
"Di mana masyarakat yang melaksanakan mudik sudah kembali ke arah Jakarta dan dimungkinkan masih libur hingga tanggal 29. Maka dari itu kita seminggu ke depan kita masih menyiapkan personel dalam jumlah banyak di mana kita masih melaksanakan Operasi Ketupat 2026 kita maksimalkan titik-titik jalur kepadatan di Puncak dan sebagainya kita tempatkan personel dalam jumlah banyak,"
Jelas Wikha lagi. Data pagi ini cukup mencengangkan. Hanya dalam sepuluh jam sejak tengah malam, volume kendaraan yang lewat Gerbang Tol Ciawi baik naik maupun turun sudah menembus angka 24 ribu unit lebih.
"Seperti kita lihat dari tadi pagi dari pukul 00:00 WIB sampai saat ini pantauan di pukul 10:00 WIB sudah terdapat 24 ribu lebih kendaraan itu yang naik maupun turun melalui Gerbang Tol Ciawi,"
Kepadatan itu sudah terasa sejak subuh. Sekitar pukul enam pagi, lalu lintas mulai tersendat. Menyikapi hal itu, polisi pun tak menunggu lama. Mereka segera menerapkan sistem satu arah atau one way untuk mengurai kemacetan menuju Puncak.
Rekayasa lalu lintas itu mulai disiapkan pukul 06.45 WIB, dan benar-benar diberlakukan sekitar pukul 07.30 WIB. Jadi, bagi yang masih berencana ke arah atas, bersiaplah dengan sistem satu jalur ini.
Artikel Terkait
Mantan Bos Sritex Iwan Setiawan Divonis 14 Tahun Penjara atas Korupsi Kredit Perusahaan
AHY Dorong Koridor Hijau Jadi Standar Baru Infrastruktur Nasional
Program Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Juta Peserta, 663 Ribu Anak Terindikasi Hipertensi
CKG Pemerintah Capai 100 Juta Peserta, Skrining Temukan 663 Ribu Anak Alami Tekanan Darah Tinggi