Melalui lima surat telegram yang dikeluarkan pada 15 Desember 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan gebrakan besar: rotasi dan mutasi yang melibatkan 1.086 personel polisi. Angka yang tak main-main. Dalam pernyataannya, Sigit mengungkap salah satu alasan penting di balik langkah ini, yakni membuka ruang lebih luas bagi polisi wanita untuk menduduki posisi-posisi strategis di berbagai Polda.
Memang, dalam gelombang mutasi kali ini, kepercayaan terhadap Polwan tampak nyata. Mereka dipercaya mengisi sejumlah jabatan kunci, mulai dari Wakapolda hingga Direktur di Direktorat yang menangani Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO).
Di sisi lain, Sigit punya alasan khusus mengapa jabatan Direktur PPA PPO ini diserahkan kepada Polwan. Menurutnya, hanya merekalah yang paling pantas untuk posisi tersebut. Harapannya jelas: para Polwan ini bisa mengemban amanah dengan baik dan sekaligus mewujudkan harapan masyarakat yang selama ini menanti.
“Masukan-masukan selama kami diskusi dengan Tim Reformasi, bagaimana kita juga harus memperhatikan masalah gender, masalah hal-hal yang memang selama ini menjadi perhatian publik,” ujar Sigit di Balai Kartini, Sabtu (20/12).
“Mudah-mudahan juga bisa menjawab terkait dengan harapan dari masyarakat yang memang harus diberikan layanan khusus. Dan ini hanya bisa dilakukan oleh Polwan,” tambahnya.
Tak cuma di tingkat direktorat, kepercayaan itu juga merambah ke posisi pimpinan daerah. Sigit menunjuk Brigjen Pol. Sulastiana untuk mengisi kursi Wakapolda Papua Barat. Ia yakin Sulastiana mampu. Dan ke depan, kemungkinan besar akan ada lebih banyak lagi Wakapolda yang diisi oleh Polwan.
“Dan ada juga posisi Wakapolda yang kami isi dengan Polwan juga. Ke depan kita akan terus lakukan perbaikan,” tegas Kapolri.
Brigjen Sulastiana sendiri menggantikan Brigjen Yosi Muhamartha. Selain dia, masih ada 11 Polwan lain yang bakal memegang kendali sebagai Direktur PPA PPO di berbagai Polda. Berikut daftarnya:
- Kombes Rita Wulandari Wibowo dapat amanah di Polda Metro Jaya.
- Polda Sumatera Selatan dipercayakan kepada Kombes Andes Purwanti.
- Untuk Jawa Timur, ada Kombes Ganis Setyaningrum.
- AKBP Kristinatara Wahyuningrum akan memimpin di Sumatera Utara.
- Sementara Jawa Barat dipegang oleh AKBP Rumi Untara.
- AKBP Nunuk Setiyowati bertugas di Jawa Tengah.
- Di NTB, jabatan itu diserahkan kepada AKBP Ni Made Pujewati.
- Kombes Nova Irone Surentu memimpin di NTT.
- Kombes Rusdiani bertanggung jawab di Kalimantan Barat.
- AKBP Osva menjabat di Sulawesi Selatan.
- Dan terakhir, AKBP Nonie Johanna Sengkey untuk wilayah Sulawesi Utara.
Artikel Terkait
Polemik Ikan Sapu-Sapu di Sungai Sa’dan: Pemda Toraja Utara Belum Temukan Bukti, Ahli Dorong Pendekatan Lingkungan
Anggota DPR: Nasib 1,6 Juta Guru Honorer Masih Jauh dari Layak, Negara Dinilai Abaikan Hak Konstitusional
Polisi Tangkap Empat Pemuda Dalang Aksi Brutal Geng Motor di Makassar
PGR Sulsel Resmi Kantongi SKT dari Kemenkum, Targetkan Ikut Pemilu 2029