JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari PAN, Eddy Soeparno, memberikan dukungan penuhnya terhadap langkah percepatan transisi energi yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, upaya ini adalah respons yang tepat dalam menghadapi ancaman krisis energi yang kian nyata.
Pernyataan dukungan itu disampaikan Eddy dalam keterangannya pada Minggu (22/3/2026). Ia merujuk pada arahan Presiden yang disampaikan beberapa hari sebelumnya, tepatnya dalam sebuah pertemuan di Hambalang pada 17 Maret.
"Saya menyambut gembira arahan Presiden Prabowo yang hendak mempercepat transisi energi," ujar Eddy.
Ia menyebutkan sejumlah fokus yang dianggapnya krusial: pengembangan pembangkit tenaga surya, angin, panas bumi, serta percepatan elektrifikasi di sektor transportasi.
Di sisi lain, Eddy Soeparno melihat situasi global saat ini sebagai alarm yang keras. Konflik di Timur Tengah, katanya, dengan gamblang menunjukkan betapa rentannya ketahanan energi nasional terhadap gejolak di luar negeri. Indonesia masih sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan energinya, dan itu adalah posisi yang rapuh.
"Ketergantungan kita pada produk migas seperti minyak mentah dan LPG membuat kita terpapar risiko. Lihat saja, jika pasokan LPG impor tersendat, bisa-bisa aktivitas di rumah tangga, restoran, hingga perhotelan langsung lumpuh," paparnya.
Artikel Terkait
Warga Indonesia di Prancis Rayakan Idulfitri dengan Khidmat di KBRI Paris
Naila, Gadis Makassar yang Pernah Haru-Biru Prabowo, Kini Resmi Miliki Rumah Layak Huni
Kardinal Suharyo Sampaikan Selamat Idulfitri kepada Sahabat, Menag Nasaruddin Umar
Arus Puncak Padat, Polisi Terapkan Sistem Satu Arah di Hari Kedua Lebaran